Momen Keharmonisan Umat Muslim dan Hindu Dalam Syukuran Pembangunan Gedung Bulu Tangkis Desa Selelos
Suasana keharmonisan Umat Islam dan Hindu dalam acara Syukuran "Roah Selamat" dan "Melaspas" Pembuangan Gedung Bulu Tangkis di Desa Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jum'at (22/8/25).
"Acara Roah selamat dan Melaspas Gedung Bulu Tangkis GBT ( gelora man Janu ) sekaligus hari ulang tahun desa Selelos yang ke 5," ungkap Dery Rama anggota Karang Taruna Desa Selelos, Sabtu (23/8/25)
Dijelaskan, bahwa Roah merupakan tradisi doa bersama yang dilakukan umat Islam. Sedangkan, Melaspas yang dilakukan umat Hindu untuk pembersihan dan penyucian bangunan yang baru selesai dibangun.
Sejau ini, kata Dery, bahwa keharmonisan Umat Islam dan Hindu di desa Selelos sudah berlangsung lama.
"Kami di Desa Selelos hidup berdampingan Islam dan Hindu karena itu setiap ada momen di desa kami selalu mengemas dengan melibatkan Islam dan Hindu," jelasnya.
"Acara Roah selamat dan Melaspas Gedung Bulu Tangkis GBT ( gelora man Janu ) sekaligus hari ulang tahun desa Selelos yang ke 5," ungkap Dery Rama anggota Karang Taruna Desa Selelos, Sabtu (23/8/25)
Dijelaskan, bahwa Roah merupakan tradisi doa bersama yang dilakukan umat Islam. Sedangkan, Melaspas yang dilakukan umat Hindu untuk pembersihan dan penyucian bangunan yang baru selesai dibangun.
Sejau ini, kata Dery, bahwa keharmonisan Umat Islam dan Hindu di desa Selelos sudah berlangsung lama.
"Kami di Desa Selelos hidup berdampingan Islam dan Hindu karena itu setiap ada momen di desa kami selalu mengemas dengan melibatkan Islam dan Hindu," jelasnya.